Produk smartphone terus tumbuh mengikuti tren mobile. Merespons
perkembangan tersebut, TCT Mobile, perusahaan produk telekomunikasi
global asal China, menyasar smartphone khusus untuk kelas Asia dengan
meluncurkan Alcatel Onetouch D662.
Memanfaatkan brand Alcatel
yang cukup populer di pasar, TCT Mobile memperkenalkan smartphone
Android Gingerbread Alcatel Onetouch D662 di Indonesia.
"Tak
hanya mengandalkan nama besar, presentase kerusakan produk kami di bawah
0,5 persen," ujar Sentot Andalas, Chief Representative and Country
Manager CDMA Indonesia, di Prive Club, FX Mall, Rabu 16 Januari 2013.
"Komitmen kami untuk menjaga kualitas produk. Kami memberikan produk
Eropa dengan harga Asia," kata Sentot.
Alcatel Onetouch D662
hadir dengan bekal prosesor 1 GHz Qualcomm Snapdragon S1 MSM 7627A, yang
dipadu dengan memori DDR RAM berkapasitas 512 MB, Nash Flash ROM 512
MB, serta dibekali layar sentuh TFT kapasitif 4 inchi resolusi 480x800
piksel.
Kapasitas RAM tersebut diklaim dua kali lipat lebih besar
ketimbang rata-rata kapasitas RAM produk smartphone yang sama di
kelasnya.
Mengadopsi fitur berbau merek "lokal", Alcatel Onetouch
D662 juga dilengkapi dual SIM GSM dan CDMA. Mendukung fitur imaging,
terdapat kamera ganda, meliputi kamera VGA di bagian depan, dan kamera
berkemampuan sensor 3,2 MP sisi belakang.
Untuk ruang penyimpanan, terdapat slot microSD gratis 32 GB. Selain itu, terdapat pula akses Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth.
Dibanderol
dengan harga Rp1,1 juta, TCT menargetkan 50-100 ribu unit terjual
hingga tiga bulan mendatang. Secara total, produk Alcatel telah terjual
lebih dari 30 juta unit, termasuk ponsel dan perangkat telekomunikasi
lainnya, sepanjang tahun 2012. Di Asia, terutama China, negara-negara
Eropa, dan Amerika Latin merupakan negara dengan serapan pasar paling
besar bagi Alcatel.
Pertumbuhan perangkat mobile lokal semakin tumbuh. SPC Mobile sebagai
salah satu produsen ponsel lokal yang bekerjasama dengan manufaktur
China dan Taiwan turut meramaikan kompetisi dengan menawarkan ponsel dan
tablet yang mampu terjangkau oleh konsumen menengah bawah.
SPC memperkenalkan produk tablet dan smartphone andalan dengan paket bundling Telkomsel.
"Kerjasama
SPC ini menyediakan produk berkualitas tapi dengan harga terjangkau,
didukung jaringan luas Telkomsel. Sehingga mampu mencapai target
konsumen," kata Jimmy Susanto, Sales Manager SPC Mobile dalam peluncuran
produk di FX Mall, Jakarta, Rabu 5 Desember 2012.
Kategori tablet, SPC Mobile menghadirkan produk New P1 Tablet 3G. Tablet ukuran 7 inchi resolusi ini sudah mengakomodasi capasitive multitouch, dengan menjalankan Android Ice Cream Sandwich. Tablet ini juga mendukung untuk telepon dan SMS.
Tablet
ditenagai prosesor ARM Cortex A8 core 1 Ghz, Wifi, kapasitas baterai
3000 mAh. Ruang penyimpanan internal mencapai 8 GB dan penyimpanan
eksternal 32 GB.
New P1 dibanderol Rp 1 jutaan.
Smartphone S1 Coral Untuk kategori smartphone, SPC mengeluarkan S1 Coral. Smartphone ini menjalankan sistem operasi Android Gingerbread, layar 3,5 inci resolusi 320x480 pixel, capasitive touchscreen, dual on GSM, kamera 3 MP, bluetooth dan mendukung multimedia.
Smartphone ini juga dilengkapi ruang penyimpanan internal 512 MB, untuk penyimpanan eksternal menampung hingga 32 GB.
Harga S1 Coral Rp 400 ribuan.
Ponsel Fitur Sedangkan
dalam kategori ponsel fitur, SPC Mobile meluncurkan dua varian yaitu T7
Nova dan T8 Focus. Ponsel T7 Nova hadir dengan layar LCD 3,5 inchi
resolusi 320x480 pixel QVGA, mendukung multimedia dan analog TV, FM
Radio, dan aplikasi Java, kamera 1,3 MP, bluetooth dan ruang penyimpanan eksternal mencapai 8 GB.
Kategori
lain, T8 Focus hadir dengan layar LCD 3,8 inchi dengan resolusi 320x480
pixel, mendukung multimedia dan analog TV, FM Radio, dan aplikasi Java,
kamera 1,3 MP, bluetooth dan ruang penyimpanan eksternal mencapai 8 GB.
Nilai
tambah yang dapat dinikmati pengguna untuk New P1 dan S1 Coral yaitu
paket kartu Simpati 50 ribu, mendapatkan 60 menit telepon per bulan, 120
SMS per bulan dan 240 MB data akses per bulan sepanjang 3 bulan
berturut-turut.
Untuk T7 Nova dan T8 Focus, pelanggan akan
mendapatkan paket kartu AS 15 ribu dan mendapatkan 30 menit telepon per
bulan, 60 SMS per bulan, 60 MB data akses per bulan sepanjang tiga bulan
berturut-turut.
T7 Nova dibanderol Rp 300 ribuan, T8 Focus seharga Rp 400 ribuan.
Dalam
menghadapi kompetisi dengan produk lokal lain, SPC mengedepankan
inovasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumer dan layanan purna jual di
delapan kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Garut, Yogyakarta, Solo,
Surabaya, Medan dan Cibinong.
Ingat rumor tentang Facebook yang akan merilis ponsel? Ketika itu, Facebook dikabarkan merangkul HTC Corp sebagai mitra produsennya.
Rumor itu kini menemui titik terang. Pocket-lint
secara eksklusif menyatakan bahwa ponsel Facebook itu benar adanya, dan
sedang dikembangkan. Perangkat misterius itu baru-baru ini muncul di
pengujian benchmark dengan nama: HTC Opera UL.
Menurut sumbernya, HTC Opera UL adalah produk OEM (original equipment manufacturer) yang disiapkan untuk menjadi jawara social networking. Ini menunjukkan semakin kuat pula ramalan bahwa Facebook benar-benar akan merilis ponselnya sendiri.
Tidak
perlu menarik kesimpulan buru-buru, sampai Facebook benar-benar
mengakuinya. Memang, sumber yang sama mengatakan, "Produk ini meleset
dari jadwal peluncuran." Tidak ada yang bisa menebak kapan ponsel
perdana Facebook ini akan meluncur ke pasar.
Tetapi, setidaknya, sekarang dua misteri sudah terpecahkan. Pertama, rumor bahwa produsen HTC tengah menggodok ponsel Facebook adalah benar. Kedua, misteri HTC Opera UL adalah nyata, dan ini menjadi produk andalan Zuckerberg dan tim untuk terjun pertama kali ke pasar smartphone.
Sekilas mengenai hasil uji benchmark NenaMark 2, HTC Opera UL kemungkinan akan muncul dengan prosesor 1,4 GHz, tapi tidak diketahui apakah sudah quad-core, dual-core, atau masih single-core.
Untuk grafis, ponsel pintar itu akan mengadopsi Qualcomm Adreno 305,
yang menyuguhkan layar HD 720p. Satu lagi yang tidak kalah penting, OS
Android 4.1.1 Jelly Bean akan menghuni sistem operasi.
Sering kali sewaktu kecil kita bercita-cita setinggi langit, ada yang ingin jadi profesor, pilot, astronaut (salah satu cita-cita saya sewaktu kecil, hehehe), tak ada salahnya memang dan itu wajar saja! tapi pada kenyataannya didalam kehidupan, semua itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, harus ada kerja keras, kesabaran, usaha dan juga doa, terutama lagi fokus dari apa yang kita impikan, misal ingin jadi pilot... cari taulah apa-apa saja persyaratan menjadi pilot, bagaimana cara kerja mereka dan apa yang harus kita kuasai, dan juga kalau bisa punya cadangan cita-cita misal kira-kira impian pertama tidak kesampaian masilah ada harapan untuk tetap fokus pada impian dan cita-cita kedua terutama bila umur masih muda, janganlah disia-siakan hidup ini! bila tidak ingin menyesal nantinya!
Sudah banyak saya lihat, yah terutama di kota Jakarta karena saya tinggal di Jakarta, adalah orang dulu ketika muda dia senang berpesta dan sampai akhirnya terkena pengaruh narkoba, belum sampai umur 30-an sudah mati muda, ada yang dulu sewaktu saya SMA senangnya hanya bermain dan pada gaya-gayaan, jarang belajar dan pada akhirnya karena orang tuanya tak mampu membiayai mereka kuliah, akhirnya kerja dengan hanya membawa ijazah SMA dan yang didapat hanya pekerjaan yang tidak terarah masa depannya dan pada akhirnya mereka hanya menyalahkan keadaan, karena orangtua tidak mampu membiayailah, karena inilah karena itulah, tanpa mereka sadari diri merekalah yang membatasi kesuksesan mereka sendiri, sampai ada beberapa yang ketemu saya (karena sekarang saya bekerja di salah satu instansi pemerintah) dan mereka bilang "yah elo sih enak masih ada yang membiayai" atau "ortu lo sih enak ada duit" dan "bla bla bla" lainnya, padahal tanpa mereka ketahui keluarga saya pernah juga mengalami kesulitan keuangan dan hingga akhirnya selesai SMA saya ambil kuliah hanya D3 di salah satu kota kecil di pulau jawa, karena keuangan tipis hehehe dan pada saat itu saya ambil akademi manajemen informatika & komputer dengan pertimbangan bahwa di masa depan (saat itu saya lulus sma tahun 2003) orang dengan keahlian yang berhubungan dengan komputer bakal banyak dibutuhkan dan juga karena sebelumnya sempat konsultasi ke beberapa orang, pada akhirnya saya putuskan ambil kuliah yang berhubungan dengan komputer dan disana saya belajar banyak saat pisah dari ortu (karena saya kost dan kost disana murah banget bro!), saya belajar bagaimana cara menata dan mengatur kehidupan sendiri, memanajemen uang yang dikirim oleh ortu (sampe saking ngiritnya saya pernah makan cuma sekali sehari! BAYANGKAN ITU! dan mereka hanya tau saya yang sekarang tanpa tahu proses panjang yang saya jalani!), saat lagi kepepet cari duit sampingan (dengan cara halal tentunya, hehehe), pernah saat itu akhir bulan duit mepet dan ga ada job sampingan saking iritnya saya dan dua teman kost yang senasib patungan beli dua nasi dengan tiga kerupuk dan sambel, nah tuh kerupuk dikremes-kremes campur tuh nasi diaduk juga sama sambelnya dan terakhir saya juga dua teman saya makan itu nasi campur krupuk dan sambel bareng-bareng (tapi berasa nikmat aja sih karena rasa kebersamaannya yang bikin nikmat makannya hehehe), juga saat sakit tanpa ada ortu yang ngerawat hanya ada diri sendiri (rasanya bener-bener deh, nyesek...) dan lain-lainnya deh, dan setelah luluspun tidak bisa langsung dapat kerja masih ada proses lagi yaitu melamar kerja! berhubung saat kuliah saya sering belajar otodidak desain grafis saya cobalah cari lowongan desain grafis, dan saya kirim deh tuh lamaran yang saya lihat di koran Kompas (bukan promosi yah, tapi ini koran yang setahu saya iklan lowongan kerjanya valid dan bukan lowongan kerja yang saat disamperin malah tu perusahaan yang minta duit dengan alasan jaminan agar bisa diterima kerja), saat itu saya kirim ke salah satu franchise salon anak untuk kerja di kantor pusatnya sebagai desainer dengan desk job bikin-bikin desain misal saat event-event atau promosi seperti bikin banner, leaflet, brosur, spanduk, dll, dan setelah sekitar 2 atau 3 minggu saya menunggu (selama menunggu itupun saya submit ke lowongan lain juga baik yang dari koran (jadi rajin beli koran hehe) maupun dari internet(jadi rajin ngeluyur malem alias bergadang diwarnet cari lowongan kerja)) pada akhirnya saya diterima di kantor pusat franchise salon anak itu, selama disana saya belajar banyak sekaligus bekerja disana selama beberapa bulan (6 atau 7 bulan kalau ga salah) tapi karena ada kekurang cocokan dengan yang ada disana saya pilih keluar dan akhirnya nganggur beberapa bulan cari lagi kerjaan sampai akhirnya dapat kerjaan lagi yang berhubungan dengan desain grafis yaitu sebuah studio video dan editing kecil-kecilan yang baru dibentuk dan setelah beberapa bulan "BUBAR!" hahaha, karena ketidak profesionalan manajemennya! nganggur lagi deh... nah setelah beberapa bulan lagi dengan selalu berusaha dan berdoa baru deh muncul titik terang bagai negara api menyerang (hahaha memangnya avatar) saya coba daftar disalah satu instansi yang lagi butuh banyak CPNS dengan ilmu komputer (ini ke-2 kalinya saya daftar di instansi itu setelah sebelumnya saat kuliah dengan berbekal ijazah SMA saya coba daftar dan gagal) dan akhirnya keterima dengan melihat pengumumannya dikoran dan... tunggu belum ternyata, setelahnya harus menunggu sekitar 4 atau 5 bulan baru benar-benar masuk! dan selama menunggu itu saya puas-puasin jadi pengangguran sejati! wkwkwkwk. Back to topic setelah long story diatas padahal bila mereka (beberapa teman SMA saya) memang ingin sukses, cobalah misal bekerja sambil kuliah (seperti yang saya lakukan sekarang melanjutkan dari D3 ke S1) berat memang tapi pasti ada hasilnya, atau pas SMA sudah tahu keadaan ortu pas-pasan yah cobalah belajar yang rajin siapa tahu nilai bagus dan dapat beasiswa! karena namanya hidup kita memang harus terus berusaha! memang ada beberapa teman yang hanya sampai SMA tapi sekarang lumayan sukses berkat keuletannya dalam berusaha, tetapi tidak semua... hanya mereka-mereka yang dapat terus menggenggam dan selalu berusaha mewujudkan impian, harapan dan cita-citanya yang dapat terus maju!
Pada intinya peganglah dengan teguh impian dan cita-citamu! janganlah tergoyahkan! fokus selalu! selamat menjalani hidup sobat, sukses selalu! :)
Mungkin saat ini banyak sekali produk gadget berupa tablet yang sudah
tersebar di seluruh dunia khususnya negara kita. Berbagai perusahaan
teknologi seperti Samsung, Apple, Sony, LG dsb, telah menjual produk
tabletnya ini dalam berbagai macam bentuk, fitur dan kelebihannya
masing-masing. Tentu kelebihan dan fitur tersebut pastinya dicari oleh
para pelanggan yang menginginkan kemudahan. Selain itu, para perusahaan
teknologi tersebut juga lama kelamaan memangkas ketebalan dari tablet
mereka tersebut. Pasalnya sih memangkas ketebalan bertujuan agar tablet
bisa muat jika kita simpan ditas atau bahkan ditempat yang sempit
sekalipun. Tapi apakah kalian tau bahwa ada tablet yang sangat sangat
tipis sampai-sampai hanya setipis kertas?
Tablet Samsung? Apple? LG? Aah semua kalah nih tipis nih sob dengan
tablet yang satu ini. PaperTab adalah nama tablet yang mempunyai tingkat
ketipisan seperti kertas. Dari namanya saja sudah ada bayangan ya. Tapi
apakah benar tablet yang satu ini seperti kertas? Yap benar nih sob.
Tablet ini memang ukurannya hanya setipis kertas, eits meskipun begitu,
PaperTab bisa digunakan layaknya sebuah tablet biasa loh. PaperTab
merupakan prakarsa dari kumpulan peneliti di Cambridge University,
Inggris. Bekerja sama dengan Intel dan the Human Media Lab dari Queen's
University, Kanada, PaperTab akhirnya berhasil dipamerkan pada gelaran
CES 2013 tahun ini. PaperTab inI mempunyai layar sebesar 10,7 inch,
PaperTab dilengkapi dengan touchscreen interaktif.
Karena ukurannya yang amat sangat tipis seperti kertas, kita juga bisa
membawa kemana saja dengan melipatnya loh seperti koran! Wih hebat
sekali kan? Sekilas memang nih sob tablet ini seperti kertas koran atau
majalah. Memang agak sedikit membingungkan sewaktu pertama kali
melihatnya. Tapi setelah dilihat pelan-pelan ternyata kertas tersebut
adalah tablet. Well, tentu saja nih sob setiap produk ada keunggulan dan
keunikannya. Begitu juga dengan Papertab. Yang unik dari tablet ini
adalah kemampuan terintegrasinya dengan PaperTab lainnya. Misalnya, jika
seorang pengguna ingin membuka email tanpa harus beralih dari inbox,
maka tinggal sentuhkan saja PaperTab lain ke atas email tersebut. Secara
otomatis email tersebut akan terbuka di PaperTab lain. Hebat kan?
Nah bagi kalian yang suka sekali dengan berbagai hal yang unik,
Papertab ini menjadi pilihan yang tepat untuk kalian. Selain bentuknya
yang memang seperti kertas koran, kalian juga bisa sedikit menipu teman
kalian yang nantinya mengira itu adalah tablet. Sayangnya untuk saat ini, PaperTab saat ini hanya mendukung warna hitam dan putih
saja didalam tabletnya. Jadi, jika pengguna membuka sebuah foto, maka
foto tersebut akan berubah warnanya menjadi hitam putih layaknya
menonton film jadul. Tapi memang papertab ini belum menyentuh tahap
akhir. Sekiranya ini adalah semacam bentuk prototype yang nantinya akan
disempurnakan oleh para peneliti dari Cambridge University.
Soal harga mereka belum menentukan sob, yah kita doakan saja
tahun ini PaperTab bisa rampung dan mulai dijual dimasyarakat luas. Asyik
bukan jikalau kita membawa tab yang bisa dilipat seperti kertas? Tidak
perlu pusing memikirkan ruang yang besar untuk menyimpan tablet ini.
Eits tapi hati-hati juga sob bisa-bisa nanti terbang ketiup angin.
Setelah sistem operasi Android yang bersifat terbuka (open source) sukses di pasar global, segera datang tiga sistem operasi mobileopen source lainnya di tahun 2013 ini. Mereka adalah Tizen, Firefox OS, dan Ubuntu. Ketiganya tentu bermimpi ingin seperti si robot hijau!
Android pertama kali diciptakan oleh perusahaan Android Inc, yang
berkantor di Palo Alto, California. Mereka membangun Android dengan
inti program (kernel) Linux.
Perusahaan raksasa internet
Google kemudian membeli seluruh saham Android Inc pada Agustus 2005.
Para pendiri Android pun akhirnya bekerja untuk Google, seperti Andy
Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White.
Untuk lebih
memajukan dan mempopulerkan Android, maka Eric Schmidt yang kala itu
menjabat sebagai CEO Google, membentuk Open Handset Alliance (OHA) pada
6 November 2007.
OHA adalah sebuah konsorsium yang dipimpin
oleh Google, dan sampai saat ini OHA sudah beranggotakan 84 perusahaan
yang bergerak di bidang hardware, software, perancang prosesor, telekomunikasi, dan operator seluler dari seluruh dunia.
Perusahaan ternama anggota OHA antara lain adalah HTC, Motorola,
Samsung, LG, Asustek Computer, Toshiba, Sony, Dell, Lenovo, Intel,
Nvidia, ARM Holdings, Broadcom Corporation, Atheros Communications,
Marvell Technology Group, Qualcomm, Sprint Nextel, T-Mobile, Vodafone
Group, Garmin Ltd, PacketVideo, Softbank, Texas Instruments, dan
sebagainya.
Google mulai serius mengembangkan Android untuk masuk ke pasar perangkat mobile
global dengan merilis Android versi 1.1 pada Maret 2009. Android bebas
diadopsi oleh para produsen perangkat mobile. Bahkan, kini ia diadopsi
oleh perangkat kamera dan televisi.
Google pun merilis kode sumber (source code) Android
untuk pengembang aplikasi. Ini merupakan rayuan agar para pengembang
mau menciptakan aplikasi untuk Android yang akan ditempatkan dalam toko
aplikasi online Google Play Store (dahulu bernama Android Market).
Dua bulan kemudian, Google merilis Android versi 1.5 dengan kode nama
Cupcake. Dari sinilah dimulai penamaan kode nama versi Android
menggunakan nama-nama kue.
Dikembangkan oleh raksasa internet
Google dan didukung oleh konsorsium OHA yang beranggotakan 84
perusahaan, Android berhasil menjadi sistem operasi mobile
nomor satu, menggilas BlackBerry dari Research In Motion (RIM), Symbian
dari Nokia, dan Windows Mobile (sekarang Windows Phone) dari
Microsoft.
Lawan berarti Android saat ini hanyalah iOS besutan
Apple, yang juga memiliki ekosistem kuat untuk urusan aplikasi. Tahun
2013, ketersediaan aplikasi Android dan iOS, masing-masing akan tembus 1
juta aplikasi.
Tizen
Sama seperti Android, Tizen merupakan sistem operasi bersifat terbuka (open source)
yang memakai inti program (kernel) Linux. Bukan hanya untuk ponsel
pintar dan tablet saja, Tizen juga dirancang untuk perangkat multimedia
dalam kendaraan, televisi dan sebagainya.
Ia menjadi proyek besar organisasi Linux Foundation bersama perusahaan elektronik Samsung dan produsen prosesor Intel.
Tampilan Pertama Tizen
Samsung dan Intel merupakan donator Linux Foundation. Keduanya duduk
di dewan yayasan dan memegang pengawasan lebih besar dalam proyek
Linux, termasuk sistem operasi mobile Tizen. Mereka berperan dalam
urusan teknis perangkat keras.
Tizen mendapat dukungan dari
operator seluler Sprint Nextel asal AS pada 7 Mei 2012, yang
berkomitmen turut menjual produk Tizen di masa depan. The Automotive
Grade Linux Workgroup, yang notabene adalah pemain dalam teknologi
otomotif, juga menyatakan diri bergabung dalam Tizen Association.
30 April 2012, dirilislah sistem operasi Tizen versi 1.0 dengan kode
nama Larkspur. Kemudian pada 25 September 2012, Tizen versi 2,0
berstatus alpha dirilis dengan kode nama Magnolia. Tizen 2.0 versi penuh akan dirilis pada Januari 2013.
Samsung akan merilis ponsel pintar dengan sistem operasi Tizen 2.0 di kuartal pertama tahun 2013 ini.
Akuisisi Google atas Motorola Mobility sempat meragukan beberapa
produsen Android, yang khawatir Google akan menganakemaskan Motorola
dalam industri ponsel pintar Android. Langkah Samsung mendukung proyek
Tizen ini disebut-sebut sebagai upaya agar tak bergantung sepenuhnya
pada Android.
Dari video diatas terlihat saat ini Tizen masih seperti tampilan Android diawal-awal kemunculannya, tapi kita lihat nanti, sepertinya sih menjanjikan.
Ada pula sistem operasi mobile open source
bernama Firefox OS. Ia dikembangkan oleh Mozilla Foundation, sebuah
organisasi nirlaba yang menciptakan perangkat lunak peramban (browser) Firefox dengan logo rubah api.
Firefox OS merupakan penamaan ulang dari proyek "Boot to Gecko" (B2G), yang pada mulanya juga proyek sistem operasi mobile berbasis web terbuka dari Mozilla. Proyek B2G diumumkan Mozilla pada 25 Juli 2011.
Organisasi yang berkantor di Mountain View, Amerika Serikat ini mengatakan, Firefox OS akan menjadi ekosistem mobile yang sepenuhnya terbuka. Dibangun sepenuhnya pada standar web terbuka dan aplikasi yang dikembangkan dengan teknologi HTML5.
Mozilla berharap dapat membuka peluang bagi pengembang aplikasi untuk
membangun aplikasi di Firefox OS. Mereka pun telah merancang toko
aplikasi online yang kelak diberi nama Firefox Marketplace.
Segenap dukungan telah didapat Mozilla untuk proyek Firefox OS. Produsen perangkat mobile ZTE
dan TCL, yang keduanya berasal dari China, siap memproduksi perangkat
bersistem operasi Firefox OS. Kedua produsen akan menggunakan prosesor
Snapdragon dari Qualcomm. Para pendukung berharap dapat merilis ponsel
pintar Firefox OS tahun 2013.
Beberapa operator seluler juga
menyuarakan dukungan untuk Firefox OS. Ada Deutsche Telekom (induk
perusahaan T-Mobile), Etisalat (yang beroperasi di 18 negara termasuk
Timur Tengah, Asia dan Afrika), Sprint di Amerika Serikat, dan
Telefónica di Spanyol.
Ubuntu
Dari sistem operasi komputer pribadi, Ubuntu menjelma sebagai sistem operasi perangkat mobile. Sama seperti Tizen dan Android, Ubuntu dibangun dengan kernel Linux.
Canonical asal Inggris, selaku pengembang Ubuntu, mengumumkan
keberadaan Ubuntu untuk perangkat ponsel pintar pada Kamis, 3 Januari
2013.
Ubuntu mobile dirancang agar dapat berjalan di
perangkat dengan prosesor berarsitektur ARM dan X86. Canonical pun
ingin agar Ubuntu dapat menjangkau segmen pasar kelas menengah ke
bawah, dan menengah ke atas.
Untuk merayu pengembang aplikasi,
Canonical berjanji untuk merilis Application Programming Interface
(API) agar para pengembang mau membangun aplikasi di Ubuntu.
Canocical berharap perangkat berbasis Ubuntu dapat dirilis pada akhir
2013. Namun, belum diketahui produsen apa yang akan mengadopsi dan
memasarkan perangkat tersebut.
Ketiga sistem operasi open source baru
di atas tentu sedang bermimpi bisa tumbuh dan sesubur Android. Mereka
berharap mendapat siraman dukungan dari industri teknologi, operator
seluler, pengembang aplikasi, dan diterima di hati masyarakat. Dukungan
dan ekosistem yang kuat ini membuat si robot hijau layak disebut
"pintar."
Dari ketiganya, manakah yang akan menjadi The Next Android?
PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) berjanji akan memperluas penggunaan
internet ke seluruh Indonesia dengan menyediakan satu juta titik
jaringan internet nirkabel (WiFi) pada 2013.
"Rencana itu
berdasarkan tingginya kebutuhan akses internet jika terfasilitasi dengan
baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Slamet Riyadi
selaku Head of Corporate Communication and Affair PT Telkom, seperti
dikutip dari Antara, Selasa (11/12/2012)
Untuk merealisasikan program "Indonesia WiFi" tersebut Telkom menggandeng Cisco sebagai penyedia perangkat jaringan, seperti access point di kota-kota besar di Indonesia.
Sampai akhir tahun ini Telkom akan menyediakan 100.000 titik WiFi yang
tersebar di 30 kota di Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Bali.
Indonesia Wifi juga telah menyediakan "offloading traffic 3G" untuk
pelanggan Telkomsel, terutama di berbagai institusi pendidikan, kampus,
pusat perbelanjaan, dan ruang-ruang publik, seperti taman kota dan
bandara. Layanan internet itu dapat diakses secara gratis.
Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, sampai
saat ini memiliki 8,6 juta pelanggan fixed-line, 15,9 juta pelanggan
broadband, dan 121 juta pelanggan seluler.
Hal tersebut
tentunya merupakan peluang bagi Telkom untuk mendorong kemajuan bagi
Indonesia di berbagai bidang melalui Indonesia WiFi.