Slideshow

Artikel Terbaru

Pages

Saturday, January 19, 2013

Home » » Anime Dan Manga Versus Sinetron

Anime Dan Manga Versus Sinetron

Kamen rider adalah tontonan untuk anak kecil? kartun atau anime tontonan untuk anak kecil? komik atau manga hanya bacaan anak kecil? kebanyakan orang Indonesia selalu berkata itu semua hanya untuk anak kecil, padahal dibalik itu tersimpan industri dan bisnis yang menguntungkan tetapi kenapa ya orang kita kebanyakan hanya berpikir sebatas tontonan anak kecil dan diremehkan padahal di luar negeri itu menjadi salah satu ladang bisnis perfilman disana, terutama seperti negara jepang, daripada disini malah menjamur sinetron tidak bermutu, padahal kalau dipikir di dalam anime atau manga banyak terdapat cerita-cerita yang dapat menginspirasi tidak hanya untuk anak kecil tetapi juga untuk orang dewasa!

Yakitate!! Japan
 
Firefighter! Daigo

Mungkin ada yang pernah baca manga Firefighter Daigo? dimana disitu diceritakan tokohnya adalah karakter yang gigih dan sangat mencintai pekerjaannya sebagai pemadam kebakaran, bagi saya yang sudah membacanya itu sangat inspiratif bagi saya untuk semakin mencintai pekerjaan saya sebagai pegawai dan bila yang membacanya seorang anak kecil mungkin dia akan terinspirasi untuk menjadi seorang pemadam kebakaran, selain itu banyak lagi manga juga anime yang dapat menginspirasi kita, manga ini juga diangkat ke anime movie juga setelah saya browsing ada drama televisinya juga, atau ada yang pernah lihat anime Yakitate!! Japan yang diangkat dari manganya dimana sang karakter berjuang keras menggapai mimpinya membuat roti ja-pan, yaitu roti yang menggambarkan citarasa negeri jepang dan membuatnya terkenal seantero dunia, mungkin terdengar naif memang, tetapi itu begitu menginspirasi saya bahwa suatu hal bila dikerjakan dengan sungguh-sungguh pasti akan ada hasilnya, tetapi yang saya heran kenapa di negeri kita malah menjamur sinetron-sinetron yang menurut saya dapat menurunkan moral masyarakat, seperti terdapat adegan cinta-cintaan, gaya-gayaan remaja boros bin hedonis atau benci-bencian antar karakter disinetron itu yang berujung maut atau tragedi, lalu bentar-bentar adegan tangis-tangisan, belum lagi ada yang tokohnya main kata-kataan atau maki-makian ke tokoh lain, atau konyol-konyolan trus main asal keplak kepala musuh, anak buah atau bahkan temannya, dll dan parahnya ditayangkan pada jam prima alias prime time dimana di jam itu banyak juga anak-anak atau bocah-bocah yang ikut menontonnya, bahkan tanpa sadar orangtuanya dengan sengaja membiarkannya ikut menontonnya, dimana si anak tanpa sadar akan terpengaruh akan adegan-adegan yang seharusnya tidak sesuai dengan umur si anak, jadi wajar saja di jaman sekarang banyak kejadian-kejadian dan kasus-kasus dimana sang anak belum cukup umur melakukan pelecehan kepada temannya karena kurangnya pengawasan orang tua kepada anaknya terutama dalam hal tontonannya!

Oke, back to topic, bila kita lihat anime dan manga banyak juga yang mengambil dari sejarah negeri mereka, padahal kalau dilihat dari banyaknya suku yang ada di Indonesia, banyak sekali cerita rakyat yang begitu inspiratif baik dari segi moral maupun budaya, kenapa tidak itu saja yang banyak di angkat ke layar kaca? paling kata rumah produksi, sutradara, produser, alasannya budget tinggi untuk pembuatan film-film seperti itu dan alasan-alasan lainnya, tetapi mau sampai kapan rakyat terus dicekoki film-film tidak jelas juntrungannya? memang ada beberapa yang mengangkatnya tetapi kebanyakan di layar lebar alias bioskop, tetapi itu juga tidak banyak! ayo bangkit dunia perfilman Indonesia! ingat tontonan seperti anime saja bahkan bisa terkenal kemana-mana, bukan karena melulu budgetnya tinggi lalu film akan laris, tetapi walau budget ngepas tak usah khawatir film tidak laris, saya yakin dengan segala kreatifitas dan didukung story yang menggugah dan inspiratif suatu film akan laris dengan sendirinya!



Artikel Terkait:

3 komentar:

Kids Party said...

sukses terus yaaa :D

ngeblog said...

manga sekarang semakin banyak penggemarnya

Ani Mulyani said...

Sinetron indonesia sudah mulai kacau...hehe

Post a Comment

No Spam, ada spam saya hapus

Ping your blog in here